Jaga Berat Badan – Tips Ibu Hamil

Jaga Berat Badan

Bila ingin segera memiliki anak, Mama dengan bobot berlebih perlu menyelesaikan PR ini terlebih dahulu: menormalkan berat badan agar tidak terlampau gemuk. Berat badan yang berlebih bisa mempengaruhi kesuburan, karena pada kondisi tersebut sistem reproduksi tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Bilapun berhasil hamil, berat badan yang berlebihan dapat menyebabkan komplikasi, termasuk peningkatkan risiko diabetes, hipertensi akibat kehamilan, persalinan lama, dan kelahiran dengan operasi sesar. Tak hanya sampai disitu saja, ibu yang sedang hamil dengan berat badan yang berlebih juga dapat meningkatkan resiko obesitas dan diabetes pada anak yang akan dilahirkan nantinya. Penyakit degeneratif ini bisa muncul di masa kanakkanak atau setelah dewasa.

Apakah Mama dapat Kelebihan Protein?

“Ya, bisa,” jawab Irawan. Konsumsi protein yang terlalu tinggi sayangnya juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan karena metabolisme kelebihan asupan protein akan memperberat kerja organ tubuh lain seperti ginjal, dan metabolisme protein hewani lebih membebani dibanding protein nabati. Kondisi ini dapat berbahaya pada ibu hamil yang memiliki kelainan fungsi atau penyakit ginjal, namun kasusnya amat jarang.

Lakukan Berdua: Konsultasi Infertilitas

Beberapa dokter atau rumah sakit yang memiliki klinik infertilitas selalu menganjurkan pasien datang konsultasi bersama (suami dan istri), apalagi pada kunjungan pertama. Hal ini dilakukan agar pasien dapat mendengar bersama-sama berbagai penjelasan secara langsung. Selain itu, pemeriksaan dan penanganan infertilitas memang perlu dilakukan pada suami dan istri sebagai suatu kesatuan biologis. Biasanya dokter akan memeriksa suami dulu karena pemeriksaan suami lebih mudah dan tidak mengandung risiko. Kalau ternyata sperma suami, jumlah dan kualitasnya cukup untuk membuahi istri, baru kemudian pemeriksaan yang lebih mendalam dilakukan terhadap istri.

Rambu-rambu Memelihara Doggy

Memelihara hewan diwaktu ibu sedang hamil bisa aman dengan catatan mematuhi rambu-rambunya, yaitu: 1. Perhatikan bulu binatang. Jika Mama kebetulan alergi terhadap bulu, segeralah temui dokter untuk membicarakan obat alergi apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan. 2. Perilaku hewan peliharaan. Sebelum si buah hati dilahirkan, sebaiknya perilaku buruk hewan peliharaan atau si doggy sebaiknya diminimalisir terlebih dahulu. Bila perilaku hewan peliharaan ini tidak diubah, kemungkinan besar ia bisa membahayakan bayi dengan menerjang, menggigit, atau menerkam.

Simak juga informasi lengkap mengenai tempat terbaik kursus IELTS di Jakarta agar siap dalam menghadapi semua soalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *