Eksplorasi Apik Nuansa Shabby Chic Bagian 2

Klasik yang Ringan

Sehari-hari berhadapan dengan dunia seni—Pandu dengan dunia desain grafs dan Ria dengan dunia desain mode khususnya baju muslim, membuat pasangan ini tak terlalu sulit menata interior rumah menjadi lebih berseni. Kegemaran pada desain bernuansa Shabby Chic yang manis dan sangat feminin— yang juga tercermin pada baju rancangan Ria—dituangkan menjadi konsep utama interior rumah.

Nuansa interior klasik yang ringan nampak kental terlihat dari ruang keluarga, dapur, ruang makan, hingga ruang tidur. Agar tampilan lebih ringan dan modern, Pandu menghilangkan profil yang terlalu berat. Warna pastel diaplikasikan pada berbagai sudut rumah, dengan beberapa aksen mencolok yang tetap nyaman bagi mata, misalnya warna hijau muda pada kabinet dapur yang menyala di antara berbagai warna lembut.

Untuk menetralkan suasana yang terlalu feminin, Pandu memilih warna biru muda sebagai warna dinding di lantai 1. Karakter klasik di rumah ini semakin diperkental dengan pemilihan furnitur yang mengisi rumah. Meski bentuknya simpel dan modern, beberapa furnitur diberi profil klasik kecil yang mempertegas nuansa klasik namun tetap ringan. Hampir sebagian besar furnitur ini dibuat sendiri. “Enaknya bikin furnitur sendiri, model dan ukurannya bisa sesuai keinginan.

Harganya juga lebih murah daripada beli jadi,” pria yang pernah menjadi f nalis Abang Jakarta tahun 2007 ini menjelaskan. Agar suasana rumah nampak lebih hidup dan personal, tak lupa Pandu dan Ria mengisi rumah dengan pernik cantik yang mereka beli dari berbagai tempat. Untuk kegiatan berbelanja pernik, pasangan muda ini berusaha selalu konsisten dengan desain yang ingin diangkat. Inilah rahasia kecil Pandu dan Ria untuk mendapatkan suasana rumah yang selalu harmonis dan mampu mewakili karakter mereka dengan sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *